Sholat
ghoib adalah sholat jenazah dilaksanakan ketika jenazahnya tidak ada di hadapan
orang yang mensholati, disebabkan antara lain
karena jenazah sudah dikubur, atau berada di tempat yang jauh (di luar
desa/kota/negara). Syarat, rukun dan cara sholatnya sama seperti sholat jenazah
pada umumnya, hanya saja jenazah tidak berada di tempat dan jenazah tidak harus
berada di arah kiblat, demikian pula posisi berdiri imam adalah bebas.
1. Lafazh niat sholat ghoib untuk seorang jenazah lelaki:
أُصَلِّيْ عَلَى الْمَيِّتِ الْغَائِبِ
أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ
( إِمَامًا / مَأْمُوْمًا) لِلَّهِ تَعَالَى
“Saya sengaja mensholat jenazah ghoib, empat kali takbiran,
fardhu kifayah (sebagai imam / sebagai makmum), karena Alloh Ta’ala “
2. Lafazh niat sholat ghoib untuk seorang jenazah perempuan :
أُصَلِّيْ عَلَى الْمَيِّتَةِ الْغَائِبَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ ( إِمَامًا
/ مَأْمُوْمًا) لِلَّهِ تَعَالَى
c. Lafazh niat sholat ghoib untuk jenazah banyak, baik lelaki maupun
perempuan :
أُصَلِّيْ عَلَى
الْأَمْوَاتِ الْغَائِبَاتِ أَرْبَعَ ت تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ
كِفَايَةٍ ( إِمَامًا /
مَأْمُوْمًا) لِلَّهِ تَعَالَى
3. Lafazh niat yang cukup praktis khusus untuk makmum :
أُصَلِّيْ عَلَى مَنْ صَلَّى عَليْهِ الْإِمَامُ
مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
“Saya senagaja mensholati jenazah orang yang sedang disholati
oleh imam, sebagai makmum, karena Alloh Ta’ala “
---------------------------------------------------
Sumber : Buku “Tatacara
NU Merawat Jenazah”, oleh Tim Penyusun PCNU Kota Surabaya, diterbitkan
oleh PC.LTNNU Kota Surabaya, cet.1 - 2011.
No comments:
Post a Comment