Mengenang 40 Hari
Wafatnya Hj. Muti’ah Hambari, S.Si. Apt.
[*Lahir di Surabaya:
01-09-1970 * Wafat
di Makkah: 13-10-2014]
![]() |
UGD BPHI Khalidiyah Wahid Makkah |
Hj. Muti’ah terkena serangan jantung
secara mendadak di maktab A-07 hotel Yakota di Mahbasjin Makkah pada pukul
08:45 WAS (Waktu Arab Saudi). Pertolongan pertama segera dilakukan oleh tenaga
medis/TKHI kloter 12-SUB, dan Hj. Muti’ah secepatnya dilarikan mobil Ambulan
ke UGD Balai Pengobatan Haji Indonesia
(BPHI )yang berlokasi di Khalidiya Wahid, dengan ditemani oleh sang suami dan 2
tenaga medis/TKHI. Namun di tengah perjalanan, tepat pukul 09:19 WAS, nyawa beliau tidak dapat diselamatkan lagi.
Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’un.
Sesampainya
di UGD BPHI pada pukul + 09.45,
tim dokter melakukan tindakan medik dan memastikan kematiannya. Segeralah sang
suami menyampaikan berita lelayu (kematian) ini ke H. Syamsuddin yang saat itu
stanby di Maktab, kemudian segera diteruskan ke keluarga di tanah Air. Sang suami juga menyampaikan berita lelayu
ini ke pihak pengurus KBIH Al-Madani, dan beberapa orang yang dipandang cukup
strategis untuk menyebarluaskan berita ini.
Walhasil. Berita lelayu
tersebar luas secepat kilat, baik di Tanah Air maupun di Tanah Haram, berkat
peran kecanggihan media komunikasi. Sekitar pukul 10:30 WAS (di Tanah Air pukul
14:30 WIB), tak henti-hentinya ucapan istirja’, ungkapan belasungkawa & doa
dikirim dari berbagai pihak melalui media telepon, HP, facebook, dll.
Berikut
ini adalah berita lelayu, ungkapan istirja’, belasungkawa dan doa yang terekam
melalui beberapa facebook
Teman2 & Petugas Kloter berdatangan di UGD BPHI |
A.
BADRU TAMAM
(13 Oktober 2014, pukul 16:19 WIB)
Innalillahi wainna Ilaihi Rojiun. Telah
berpulang ke Rahmatulllah Ibu Hajjah Muti’ah, istri sahabat kami CakEmi
Saking Sememi (Ustadz Suchaimi ) di tanah suci Makkah pada jam 09.00 waktu
setempat. Semoga seluruh amalnya diterimah oleh Allah SWT.
Komentar &
Tanggapan :
Mazlan Mansur, Rizki Rachmad Dani, Moch
Isa Anshori, Harun Al Rasyid, Nur Adhilah Azahari, Sam
Huda, Awy Asmawiyah, Agues
Boyan, Cak Syahrul:
Innalillahi wainna ilaihi rojiun... semoga Amal ibadah nya diterima... Insya Allah almarhumah
akan dibebaskan dari siksa api neraka.... Amin ya robbalalamin ...
B. Qi SANAK
(13
Oktober 2014, pukul 20:05 WIB)·
MAUT MENJEMPUT JAMA’AH HAJI AL-MADANI
INNA LILLAHI WAINNA ILAIHI ROJI’UN. Telah
pulang ke rohmatulloh pada pagi hari ini (Senin, 13 Oktober 2014): MUTI’AH
Binti KH Muhammad Basori Mansur, Istri ustadz Suchaimi bin H. Abdus
Syukur.
Semoga Alloh mengampuni dosa-dosa serta
menutupi aib-aib MUTI’AH Binti KH Muhammad Basori Mansur, mengangkat derajatnya
bersama orang-orang yang mendapat petunjuk.
Semoga Alloh memberi keikhlasan dan
kesabaran kepada yang ditinggalkannya, menjadikan pengganti untuk suami dan
anak turunannya yang lebih baik, dan juga mengampuni kita dan memelihara kita.
Ya Alloh ..
Ampunilah orang yang hidup di antara kami
dan yang mati, orang yang hadir di antara kami dan yang tidak hadir, laki-laki
maupun perempuan.
Ya Alloh ..
Orang yang Engkau hidupkan di antara kami,
hidupkanlah ia dengan memegang ajaran Islam, dan orang yang Engkau matikan di
antara kami, maka matikan ia dengan memegang keimanan.
Ya Alloh ..
Jangan Engkau menghalangi kami untuk
memperoleh pahalanya dan janganlah Engkau sesatkan kami sepeninggalnya.
Ya Alloh ..
Ampunilah MUTI’AH Binti KH Muhammad Basori
Mansur, berilah rohmat kepadanya, selamatkan dia, ampunilah dan tempatkanlah
dia di tempat yang mulia, luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju
suci-Mu. Bersihkan dia dari kesalahan-kesalahannya, sebagaimana Engkau
membersihkan baju putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik daripada
rumahnya di dunia, berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya di
dunia, dan masukkanlah dia ke sorga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka.
Ya Alloh ..
MUTI’AH Binti KH Muhammad Basori Mansur
adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, dia membutuhkan rohmat-Mu, Engkau tidak
membutuhkan untuk menyiksanya. Apabila dia baik, tambahkanlah kebaikannya, dan
apabila dia jahat, maka ampunilah dosanya.
Ya Alloh ..
Sesungguhnya MUTI’AH Binti KH Muhammad
Basori Mansur dalam tanggungan-Mu dan tali perlindu ngan-Mu. Peliharalah dia
dari fitnah kubur dan siksa neraka. Engkau adalah Maha Menepati dan Maha Benar.
Ampunilah dan kasihanilah dia. Sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang
Komentar & Tanggapan :
Junaidy Syakur, Akmal Perfect, Ababil Fox, Kesawasidi Ndarat Dewo,
Moch Fachruddin, Mohammad Anshor, Hilman Elfi, Turab
Agdam, Siti Anisah, Sukar Madu, Samudra Safir, Erika
Wahyuningtias, Yunik Sby, Awy Asmawiyah, Muhammad Nuruddin, Abi
Abror, Ahmad Najly Arifin, Zahrani Tamshy, Hayyan Madinah,
Grujil, Rona Rosyada, Yunik Sby, Amilatur Rizqi, MyMuna
DietSehat AlaHerbalife, Mas Brow
Inna lillahi wainna ilaihi rojiun. Aamiin. Ikut berduka cita atas meninggalnya Hj Muti’ah
Imam
Chanafi (Makkah,
Gsk, 13-10-2014) :
Inna
lillahi wainna ilaihi rojiun
Foto
mendiang, saat saya sungkem ke Pemondokannya di Maktab A-07 Mahbasjin ....
SEMOGA LANGSUNG DISAMBUT PARA MALAIKAT
Penghuni Surga atas PerintahNya.... Alfaaatihah...
C. UNGKAPAN BELA SUNGKAWA LAINNYA
Ahmad Nasir [Krapyak - Yogja] :
….
mBak Muti’ Husnul Khotimah. Malam kamis (16-Okt-2014) dapat kabar, langsung
ditahlilno nang majlis sholawat “Jam’iyah Diba’iyah Bil Mustofa” malam
kemisane Gus Kelik (putra KH Ali Maksum Krapyak Yk, red.). Mugi2 sampeyan
diparingi sabar- ikhlas. Aku yo njaluk ngapuro…….
Iend
Farah -
bersama Amanda Jogja WoluWolu (Yogyakarta) :
Selamat jalan sahabatku Muti’ah
Hambari.... khusnul khotimah !
Keluarga Besar mBah Darmo [Krapyak Yogja]:
innalillahi wa inna ilaihi roji’un.. kami sekeluarga besar mbah darmo krapyak mengucpkan turut
berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kembalinya ibu/mbak Muthi’ ke
hariba’an Allah. Semoga husnul khotimah. Pak Emi sekeluarga diparingi tabah,
kuat, tambah iman, dan taqwa.
…. kami seakan-akan gak percaya kalau
ibu/mbak muthi’ dipanggil Allah mendadak. Pak emi sekeluarga supaya yang sabar,
dan ikhlas senantiasa bisa melanjutkan cita-cita ibu/mbak muthi’. Semoga
kembalinya pak emi ke indonesa membawa predikat haji yang mabrur... salam dari
seluruh keluarga mbah darmo... (16/10/2014)
Purwanti Rahmiyatun [Yogyakarta) :
nderek belosungkowo cak.... Mugi2
pinaringan papan ingkang saksae-saenipun...amin....
Ratmi Widaningrum [Yogyakarta - Santri KODAMA, Keluarga mbah Dirjo] :
Ya Alloh….., baru baca berita wafatnya
mbak Muti’. ... kulo sekeluargo, Mas Surit sekeluargo lan Bu Dirjo, nderek
belosungkowo njih pak….. Mugi Husnul khotimah…. Amiin.
Hj. Diduk Suparminingsih, SH [Yogyakarta - Notaris
& PPAT; Komisaris Utama Biro Perjalanan Umroh & Haji Khusus] :
Mas Emi…, Semoga semua amal ibadah isteri
diterima Alloh ta’ala dan semoga Husnul khotimah.Aamiin. Insya Allah surga,
mas! Alhamdulillah, wafatnya mudah banget yaa… semoga kita semua juga dipundut
dengan cara yang mudah. Apalagi bisa pas di Tanah Suci. Aamiin.
Mohammad Yahya [Jakarta] :
Cak.... turut duka cita atas wafatnya
istri sampeyan di tanah haram semoga husnul khatimah,amin (14-10-2014)
DR. KH. Hilmy Muhammad, MA [Krapyak
Yogyakarta - Salah satu di Pengasuh PP Krapyak Yk; kep.Sek MA Yasalma] :
Innalillahi
wainna ilayhi roji’un. Nderek belo
sungkowo sedanipun almarhumah. Mugi panjenenganipun kaparingan rahmat,
anugerah, maghfiroh lan ridhanipun Gusti Allah, diparingi pangapunten sedoyo
kesalahan-kekhilafanipun, lan angsal piwales ingkang tikel matikel dumateng
amal lan kesaenanipun. Amin ya mujibas-sa’ilin.
(913/10/2014)
Imam Chanafi : [Makkah - Santri Alumni PP Krapyak Yogya,
PNS Kemenag Gresik, Petugas Hajdi Makkah] :
Dalem wau bade ten maktab A.7 Mahbasjin
Makkah .... disanjange rencang sampun kundur.... Mugi njenengan tetep lan
tambah ikhlas ugi sabar ngadepi sedoyo meniko... Niki sedoyo bukti iman
njenengan tingkat tinggi sehingga ujiannya pun luar biasa.... Mugi Ning Muthi’
langsung dipapak para malaikat penghuni surge, bighoiri hisaaab...
Amiiin... (14/10/2014)
Faisol El Mohammed [Gresik - Santri alumni PP Al-Munawwir Krapyak] :
Kami sekeluarga turut berduka cita. Semoga
cak emi sabar dan selalu kuat ketabahanya amin...(14/10-2014)
Aub Yogyakarta : [Krapyak Yogyakarta - sahabat] :
Innalillahi wainna ilahi rijiu‘un, semoga hajjah dan hajji mabrur. Teman teman di Krapyak
mendo‘akan mbak Muthik, semoga husnul khotimah. (16/10/2014)
Nurul Rohmah [Malang
- pengurus PW Muslimat NU Jatim] :
Ya
Allah.... Innalillahi wainnailaihi rojiun.... Ngapunten, kulo mboten
ngertos... Kami sekeluwarga turut berduka cita.... Semoga panjenengan
sekeluwarga diberi kekuatan dan kesabaran ..dan semoga almarhumah husnul
khotimah.amin….
Kang Zuhdi [Yogyakarta
- Hakim di Pengadilan Agama Purwodadi; PWNU DIY; Pembina KODAMA Yk] :
Masya Allah, isteri sampean to yang wafat. Aku gak paham tenan. Wah sing
sabar ya kang. Aku yakin almarhumah husnul khotimah. Doa sekian juta orang dan
diamini para malaikat. Surga Allah telah menantinya. (20/10/2014)
Drs. KH Abdul Halim Noer [Jombang] :
Kiai, saya sekeluarga juga turut berduka
atas wafatnya ibu. Semoga amal baiknya senantiasa diterima dan kesalahanya
semoga mendapat ampunan-Nya. (26-10-2-14)
Fuad Asnawi : [Riyadh Saudi Arabia - guru, putra KH
Dalhar Munawwir Krapyak] :
Cak, sepurane... aku baru bisa ke Makkah
Jumat depan…… Mabrur. Mugi husnul khotimah, Amin. Benar, Cak. Wafat di tanah
haram, negeri yang banyak orang mengimpikan untuk wafat di sana. (20/10/2014)
Keluarga mbok Kisdi [Krapyak Yogyakarta] :
Pak Emi
....... Kulo seolah-olah dereng saged percoyo 100% kalih nopo ingkang dikersake
dening Allah Ta’ala, kok sebegitu cepat beliau di-pundut. Kulo saking
keluarga besar pak Kisdi Jogja ngaturaken nderek belosungkowo, Insya Allah mbak
Muti’ah Husnul Khotimah, mugi dipun tampi sedoyo amal kesaheanipun, lan dipun
ngapunten sedoyo kesalahanipun dening Allah Ta’ala. Amin
Sun Haji : [Santri alumni Roudloh Tambos]
Mbak Muti’ yang kulo kenal...selalu
tersenyum.. Al-Faatihah….. (14/10/2014)
Bang Leman : [Gsk - alumni PP Krapyak Yk, Jamu
Jawadwipa Perliman Petrokimia] :
Buat jenengan: sabar dan ikhlas...Insya
Allah banyak keberkahan nantinya Amien.
(15/10/2014).
Drs. KH Syaifuddin Zuhri [Banyuwangi - Pengasuh PP Bustanul Arifin Genteng)
…. Masya Allah, saya dengar harem
antum wafat di Mekah, apa benar? Innalillahi wa inna ilaihi roojiun.
Insya Allah ahli sorga. Ana tahun ini tidak berangkat haji. 5 tahun sekali ana
istirahat. Insya Allah mulai tahun depan berangkat lagi.
Drs. H Junaidy Syakur : [Tinggal di Kupang Gunung Barat. Adik ipar; Rois Syuriyah MWC
Sawahan Surabaya; Pengelola Biro Perjalanan Umroh & Haji Khusus PT Hikmah
Jaya Wisata] :
Siapapun
pasti akan menemui ajalnya, tidak terkecuali Neng Hj. Muti’ah. Sebagai orang
yang cukup dekat, dan sebagai manusia biasa, maka wajar sedih. Namun sebagai
orang yang beriman tentu harus menerima dan mengikhlaskan kepergiannya. Karena
Allah sudah menghitung untung-ruginya. Mudah-mudahan kita yang ditinggal dapat
mengambil pelajaran, sehingga kelak pada giliranya sama seperti beliau almarhum
neng Hj. Muti’ah yang benar-benar husnul khotimah. Amin.
Dan mudah-mudahan semua amal-ibadahnya
diterima Allah, dosa-dosanya diampuni Allah dan semua keluarga yang
ditinggalkannya diberi ketabahan dan kesabaran serta bisa melanjutkan
cita-citanya yang belum terlaksana. Amin ya robbal alamin.
No comments:
Post a Comment